Kesejahteraan kehidupan didefinisikan dengan kondisi kehidupan seseorang secara keseluruhan, bukan emosi atau perasaan sesaat. Hal ini mencakup tidak hanya tercapainya kebutuhan dasar, namun juga tercapainya impian, makna kehidupan, serta hubungannya dengan Tuhan. Kesejahteraan kehidupan terkait erat dengan religiusitas dan spiritualitas seseorang yang dapat berdampak pada kesehatan kedepannya.
Spiritual Wellbeing Scale (SWBS) dikembangkan untuk mendeteksi secara subjektif status kesejahteraan seseorang dalam menjalani kehidupan. SWBS menilai dua dimensi utama: hubungan dengan Tuhan (Religius Wellbeing - RWB) dan kepuasan dalam menjalani kehidupan atau memberikan makna dari kehidupan (Existential Wellbeing - EWB).
Kuesioner ini terdiri dari 20 buah pertanyaan, yang dapat diisi secara mandiri dengan waktu sekitar 10-15 menit. Terdapat 10 soal tentang RWB dan 10 soal tentang EWB. Kuesioner ini dapat digunakan untuk sebagian besar orang tanpa memandang kepercayaan, agama, serta latar belakang apapun.